Mengeja Detik sampai Pagi karya Steven Saunoah dan Rio Afeanpah adalah kumpulan puisi yang memadukan keheningan batin dan kegelisahan sosial dalam satu alur reflektif. Melalui citraan hujan, pagi, waktu, dan rindu, kedua penyair menelusuri perjalanan manusia mencari makna dalam setiap peristiwa kehidupan.
Puisi-puisi Steven memancarkan spiritualitas dan perenungan yang lembut, seperti upaya memahami kehadiran Tuhan dalam setiap detik. Sementara Rio menghadirkan realitas sosial yang getir, menyingkap wajah manusia yang bergulat dengan kemiskinan, kehilangan, dan harapan.
Bersama, keduanya menghadirkan dialog antara kesadaran dan kenyataan, jiwa dan dunia, harapan dan luka. Buku ini mengajak pembaca berhenti sejenak untuk “mengeja” waktu, bukan sekadar melewatinya, dan menemukan bahwa setiap detik, sekecil apa pun, menyimpan makna yang menuntun pada pemahaman hidup.
“Di setiap detik, manusia belajar mengeja waktu, menemukan Tuhan, dan memahami hidupnya.”




Ulasan
Belum ada ulasan.