Membaca Ingatan adalah sebuah kumpulan puisi yang lahir dari ruang kelas, hati yang muda, dan pengalaman hidup yang nyata. Buku ini memuat suara-suara tulus dari peserta didik yang menuliskan kembali kenangan, luka, harapan, dan kebahagiaan mereka dalam bentuk puisi. Setiap bait menjadi jendela kecil untuk mengintip kehidupan mereka—tentang keluarga, masa kecil, mimpi yang tumbuh di tengah keterbatasan, hingga perjuangan menemukan makna diri di tengah dunia yang terus berubah.
Melalui puisi-puisi ini, para peserta didik tak hanya belajar menulis, tetapi juga menyuarakan perasaan yang tak selalu bisa disampaikan lewat kata-kata biasa. Buku ini menjadi ruang aman dan merdeka bagi mereka untuk mengungkapkan identitas, luka, dan kekuatan mereka masing-masing. Membaca buku ini, berarti belajar untuk lebih peka—bahwa di balik seragam dan kelas, setiap anak menyimpan cerita yang patut didengarkan.





Ulasan
Belum ada ulasan.